Keadilan Bagi Dokter Alia

Share |
05 Maret 2010, 15:20 | dibaca 29431 kali

Prof. Amzulian Rifai,Ph.D

Dekan Fakultas HukumUNSRI

Dokter Alia dibunuh secara mengenaskan. Mayatnya ditemukan di Pelalawan Riau, 23 Agustus 2009. Polisi cepat bergerak menangkap tersangkanya. Sosok yang diduga sebagai pelaku memang memiliki track record cukup kelam. Apakah Alia akan mendapatkan keadilan hukum yang setimpal dengan duka lara keluarga besarnya. Aparat hukum harus menunjukkan profesionalisme mereka [...]

Selama beberapa hari berita soal dokter Alia mendominasi halaman utama media cetak di Sumatera Selatan. Dapat dimaklumi karena musibah itu menimpa seorang dokter belia yang sedang menyelesaikan program spesialisnya. Ayah-ibunya juga dokter yang cukup dikenal. Latar belakang keluarga cukup mapan. Mayatnya ditemukan membujur kaku dibuang di provinsi Riau.

Dari sisi cara pembunuh memperlakukan korban, tergolong pembunuhan sadis dan tidak berprikemanusiaan. Itu sebabnya kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Media juga meliput secara terus-menerus dari awal. Pada saat pemakaman pelayat datang dari berbagai profesi. Bahkan, walaupun pemakaman berlangsung dimalam hari, banyak diantara pelayat yang tidak segera meninggalkan pemakaman sebagai bentuk simpati mereka.

Kini tersangka telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Alibi dan argumentasinya jelas macam-macam agar mendapat hukuman yang seringan-ringannya. Bayangan pihak keluarga korban, tentulah pihak pelaku akan mengambil tindakan apa saja agar mendapat keringanan hukuman. Dalam berbagai proses hukum pelaku akan “mencoba-coba” melakukan berbagai pendekatan. Tidak berhasil di kepolisian, upaya keras akan dilakukan pada tahapan penuntutan. Jikapun masih belum memuaskan, kepada hakim yang bakal memutus akan juga dilakukan lobby. Begitulah suudzon orang kebanyakan.

Kalangan aparat hukum tidak usah marah jika ada kecemasan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Begitulah kenyataannya citra aparat hukum dimata masyarakat. Image itu akan tetap ada dan terpelihara apabila tidak ada upaya signifikan untuk membenahinya. Ada beberapa alasan mengapa para korban kejahatan ragu dengan proses hukum yang terjadi selama ini.

Penyebab utama adanya keraguan tersebut karena ketidakpercayaan (public mistrust) terhadap proses hukum yang ada di Indonesia. Ada pemikiran dalam masyarakat bahwa hukum kita belum memihak kepada kebenaran, ia lebih dekat dengan uang dan kekuasaan. Artinya, mereka yang tidak dekat dengan kedua hal itu akan terlindas oleh kepentingan lain yang mungkin saja mengangkangi rasa keadilan siapa saja. Trauma masyarakat yang terlalu lama terhadap gonjang-gonjing proses hukum dinegeri ini berakibat pada ketidakpercayaan yang serius pula terhadap aparat hukum. Memang sulit jika telah terjadi kristalisasi negatif terhadap penegakan hukum. Apapun yang dilakukan oleh aparat seringkali tidak mendapatkan ponten yang tinggi.

Dalam kasus pembunuhan sadis terhadap Alia, harus diakui polisi bergerak cepat menggunakan segala daya yang ada pada mereka. Masyarakat dipertontonkan dengan cara kerja yang cepat Polda Sumatera Selatan. KAPOLTABES Palembang beserta jajarannya patut mendapat kredit karena kerja keras itu. Bahkan sebelum korban sempat dimakamkan, tersangka telah diamankan. Namun apakah keadilan bagi Alia beserta keluarga besarnya tercapai hanya dengan penangkapan tersangka?

Penangkapan terhadap tersangka sekedar “pelipur lara” bagi duka mendalam keluarga yang mendapat ujian sangat berat. Namun jika bicara keadilan tentulah masih sangat jauh dari yang diharapkan. Keadilan memang relatif sifatnya. Adil bagi satu orang belum tentu adil bagi kelompok lainnya. Namun dalam kasus pembunuhan sadis terhadap Alia maka keadilan itu merupakan milik semuanya,bukan hanya bagi keluarga.

Keadilan terhadap Alia merupakan keadilan yang diharapkan oleh para orangtua yang “setengah mati” melahirkan, membesarkan dan menyekolahkan putrinya hingga hampir mencapai predikat dokter spesialis. Hitunglah kerugian materil dan immateril yang diderita oleh para keluarga pastilah sulit mensetarakannya dalam bentuk rupiah. Berceritalah dengan para orangtua yang memiliki putri,pastilah sumpah serapah yang keluar dari benak mereka. Itu sebabnya tuntutan keadilan menjadi milik publik yang menjadi kewajiban aparat hukum untuk memenuhinya. Keadilan bagi Alia bisa mendekati pencapaiannya jika proses hukum berjalan benar di semua tingkatan.

Ditingkat kepolisian maka aparat penyidik harus bekerja secara profesional sesuai dengan ilmu kepolisian yang dimiliki. Berkas yang dilengkapi oleh polisi haruslah tidak ada cacad celah agar nantinya dinilai baik pada tingkat penuntutan. Polisi jangan begitu saja mempercayai keterangan tersangka yang seringkali tak sesuai fakta. Rekam jejak pribadi dan profesinya jelas sangat potensial memberikan keterangan bohong. Tersangka dengan mudah menarik BAP (Berita Acara Pemeriksaan) pertama ketika mengaku membunuh korban dalam perjalanan Palembang-Jambi.

Pengakuan itu kemudian berubah. Entah skenario atau rencana apa yang ada didalam kepalanya. Tersangka bercerita ulang bahwa ia menghabisi nyawa korban dirumah kostnya pada 19 Agustus 2009. Padahal semula polisi tidak memiliki bukti berarti dirumah kontrakan itu. Sama tak mudah dipercayanya ketika tersangka mengaku bahwa korban memiliki hutang kepada tersangka sebesar Rp 40 juta. Pengakuan itu keluar dari tersangka yang justru terbukti menggelapkan dana puluhan juta rupiah dari bank tempat ia pernah bekerja. Itu juga yang menyebabkan tersangka kemudian dipecat. Lebih sulit dipercaya lagi pengakuan soal hutang tadi karena korban berasal dari keluarga mapan, berprofesi sebagai seorang dokter dengan penghasilan sendiri. Hutang itu malah kepada tersangka yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Keadilan ditingkat kepolisian juga ada jika aparat kepolisian menguak pula kemungkinan keterlibatan orang lain dalam kasus itu. Boleh jadi ada unsur penyertaan. Mungkin ada pihak yang turut serta melakukan, membantu melakukan. Bukankah diduga kuat pembunuhan terjadi dihari pertama hilangnya Alia. Tapi anehnya, setelah hari itu, ada pihak yang sempat mengambil mobil milik tersangka ditempat kejadian pembunuhan. Darimana kunci mobil didapat? Patut dapat diduga berasal dari tersangka.

Demikian juga dalam proses dan selama tersangka melarikan diri. Ada yang membantu persembunyian dan melindunginya. Misteri juga ketika ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarga (tersangka), namun pada saat bersamaan kontak juga terus dilakukan karena kuat dugaan pada saat itu tersangka telah selesai melakukan pembunuhan itu. Semestinya orang-orang ini juga dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Tentu saja keadilan bagi Alia jika kelak jaksa yang akan melakukan penuntutan juga bekerja secara profesional. Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara profesional mendakwa dan menuntut berdasarkan pasal-pasal yang memang tepat dan selayaknya ditimpakan kepada tersangka. Jaksa harus membuktikan kepada publik adanya tuduhan miring terhadap mereka bahwa pasal-pasal yang didakwakan dapat dinegosiasikan itu tidak benar adanya.

Hakim tentu saja benteng terakhir dari upaya keadilan bagi Alia. Selama ini hakim tidak juga luput dari tuduhan miring melalui berbagai putusan mereka yang terkadang kontroversial. Keadilan bagi Alia jika para hakim menggunakan prinsip-prinsip keadilan dalam masyarakat diserta argumentasi hukum yang baik pula. Hakim harus mampu membuktikan bahwa tuduhan miring terhadap profesi ini merupakan tuduhan yang ngawur, jauh dari kebenaran. Itu dibuktikan dengan putusan mereka yang setimpal dengan perbuatan keji yang dilakukan oleh tersangka. Hukuman mati pastilah harapan yang dinilai setimpal dengan perbuatannya.

Masih ada jalan panjang keadilan bagi dokter Alia dan keluarga besarnya. Sebagai starting point, aparat kepolisian telah menunjukkan kinerjanya yang cukup baik. Walaupun kerja bagus aparat kepolisian itu harus didukung oleh profesionalisme jaksa yang menuntut sebagai representasi kepentingan umum dan hakim yang memutus untuk keadilan. Tanpa adanya profesionalisme yang berlanjut ini, kerja keras polisi tidak membawa banyak arti.

Pembunuhan terhadap Alia adalah kasus besar yang menarik perhatian masyarakat luas. Kinerja aparat hukum dalam semua tingkatan akan tetap menjadi sorotan masyarakat sampai adanya putusan pengadilan. Publik pula yang akan menilai apakah aparat hukum “telah berubah” menjadi lebih baik. Momen ini mestinya kesempatan bagi aparat hukum untuk sedikit memperbaiki citranya. Mestinya, keadilan bagi Alia tercapai dengan sendirinya,seandainya saja praktek hukum kita benar adanya, adil adanya. Sayangnya citra hukum itu masih cukup jauh dari harapan banyak orang. Itu sebabnya publik “harap-harap cemas” akan tercapainya keadilan bagi dokter Alia.

Tagged:  Dokter Alia

Leave Your Comment:

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion


 

 

Comments:

 
  • DemyanBop wrote:
    25 Juni 2017, 13:21

    brand cialis 5mg online <a href=http://cialischeapon.com/>online cialis</a> <a href="http://cialischeapon.com/">buy cialis</a> are generic cialis 25mg real

  • SulimBop wrote:
    25 Juni 2017, 13:00

    buy viagra in australia <a href=http://viagragenlo.com/>generic viagra online</a> <a href="http://viagragenlo.com/">cheap viagra</a> viagra to buy pay on delievery

  • DemyanBop wrote:
    25 Juni 2017, 12:35

    wheb do you take cialis <a href=http://cialischeapon.com/>generic cialis</a> <a href="http://cialischeapon.com/">generic cialis</a> farmacias online espana cialis

  • MichailBop wrote:
    25 Juni 2017, 12:34

    buy cialis 20mg online. <a href=http://cialisonlinelk.com/>buy cialis online</a> <a href="http://cialisonlinelk.com/">generic cialis</a> price on cialis

  • MichailBop wrote:
    25 Juni 2017, 12:32

    how far apart to take cialis <a href=http://cialisonlinelk.com/>cialis</a> <a href="http://cialisonlinelk.com/">buy generic cialis</a> cialis duree traitement

  • SulimBop wrote:
    25 Juni 2017, 12:22

    viagra soft canada <a href=http://viagragenlo.com/>online viagra</a> <a href="http://viagragenlo.com/">buy generic viagra</a> selling generic viagra illegal

  • SulimBop wrote:
    25 Juni 2017, 11:59

    viagra generika anwendung <a href=http://viagragenlo.com/>buy viagra online</a> <a href="http://viagragenlo.com/">generic viagra online</a> online-verkauf viagra

  • SulimBop wrote:
    25 Juni 2017, 11:36

    viagra for dose hypertension http://viagragenlo.com/ - viagra <a href="http://viagragenlo.com/">generic viagra online</a> pastilla de viagra en usa

  • MichailBop wrote:
    25 Juni 2017, 11:34

    we use it how does cialis work <a href=http://cialisonlinelk.com/>generic cialis</a> <a href="http://cialisonlinelk.com/">cheap cialis online</a> nebenwirkungen cialis forum

  • SulimBop wrote:
    25 Juni 2017, 11:20

    comprar viagra chile <a href=http://viagragenlo.com/>viagra online</a> <a href="http://viagragenlo.com/">buy generic viagra</a> viagra efectos negativo



kata kata galau kata kata motivasi desain rumah minimalis jual baju korea kacamata online cara cepat hamil cara memakai jilbab